06 April 2011

WHOCARES : IAN GILLAN, TONY IOMMI & FRIENDS


Hamburg based earMUSIC, the international pop rock label of entertainment Group Edel, is proud to announce the release of the debut CD single by WhoCares on May 6th 2011. ll rock fans surfing the internet are already aware of the many rumours and semi-official news about this music project -one that simply seemed "too exciting to be true".

What hides behind this new band name is in fact the renewed musical union between legendary Deep Purple singer Ian Gillan, with none other than Black Sabbath's Tony Iommi : the undisputed master of heavy guitar riffs.

The duo has recorded two brand new songs with the intent to support the rebuilding of a music school in Gyumri, Armenia. Both Gillan and Iommi have spent a lot of time in Armenia, fallen in love with the country and the people and have dedicated a lot of work to a nation still shocked after the earthquake that struck Armenia on December 7, 1988 at 11:41am.

The collaboration of Gillan and Iommi, who have worked together before on the Sabbath album "Born Again", is in itself an incredible news for all rock and metal fans and will be the best of surprises to get to know who is completing the band :

None other than Jon Lord on keyboard ("Mr. Hammond", partner with Gillan on all the Deep Purple classics), Iron Maiden drummer Nicko McBrain, legendary bass player Jason Newsted and guitar playerLinde Lindstr√∂m are also featured on the two new songs.

There is no doubt that this is the biggest ever super-band to release new material in 2011. WhoCares will release the 2 new songs on digital download and limited edition CD single on May 6th 2011: "Out of My Mind" (and epic hard rock classic, destined to remain in time as a hard rock milestone) and "Holy Water". The CD single will also contain the video clip of "Out Of My Mind" and a 40-minute documentary that shows Gillan's and Iommi's involvement with the Armenia cause over the years.

Ian Gillan said : "The idea came as Tony and I flew back from Yerevan together after being inspired by the enthusiasm of everyone there to get this thing done. It was brilliant working with Tony again after all these years; he makes life easy for a singer. The other guys need no introduction do they…"

Tony Iommi added : ""Some twenty years ago when the call came, I thought, well at least I've helped, but it was going to Armenia and seeing the actual devastation caused by the earthquake that really made me realise that funds were still needed. Despite all the money that was raised last time, here was a music school doing their best, forgotten, in basic tin sheds. After the warmth and honour bestowed upon us during our visit, we just had to help make a difference and get the school re-built. And what better way than to hook up with some of rock's greatest players and my old mate Ian, both an honour and a pleasure. "



-------------------------

Tidak ada komentar:

Formasi VIII (2002-saat ini)

Formasi VIII (2002-saat ini)
Ian Paice, Roger Glover, Ian Gillan, Don Airey & Steve Morse

Formasi VII (1994-2002)

Formasi VII (1994-2002)
Steve Morse, Roger Glover, Jon Lord, Ian Gillan, Ian Paice

Formasi VI (1993-1994)

Formasi VI (1993-1994)
Ian Gillan, Ian Paice, Joe Satriani, Roger Glover, Jon Lord

Formasi II-c (1992-1993)

Formasi V (1990-1992)

Formasi V (1990-1992)
Roger Glover, Jon Lord, Ritchie Blackmore, Joe Lynn Turner & Ian Paice

Formasi II-b (1984-1990)

Formasi II-b (1984-1990)
Ritchie Blackmore, Ian Paice, Jon Lord, Roger Glover & Ian Gillan

Formasi IV (1975-1976)

Formasi IV (1975-1976)
David Coverdale, Jon Lord, Tommy Bolin, Ian Paice & Glenn Hughes

Formasi III (1973-1975)

Formasi III (1973-1975)
Jon Lord, Ritchie Blackmore, Ian Paice, Glenn Hughes & David Coverdale

Formasi II-a (1969-1973)

Formasi II-a (1969-1973)
Roger Glover, Ian Paice, Ian Gillan, Ritchie Blackmore & Jon Lord

Formasi I (1968-1969)

Formasi I (1968-1969)
Rod Evans, Jon Lord, Ritchie Blackmore, Ian Paice dan Nick Simper

Pengikut

1967-1969

Salah satu pelopor musik Hard Rock kemudian berkembang menjadi Heavy Metal ini pada awal berdirinya merupakan ide dari bintang pop tahun 1960-an dan telah memperoleh kebesaran dengan band-nya, THE SEARCHER, dialah Christopher Crummy atau yang dikenal dengan nama Chris Curtis (Oldham, Lancs, tgl. 26 Agustus 1941).

Curtis melihat semakin berkembangnya musik Rock Progressive sehingga terbentuk suatu ide bersama rekannya di bisnis musik yang bersedia menolongnya.

Curtis mulai mendiskusikannya dengan Tony Edwards, yang bekerja di bisnis textile milik keluarganya di West End, London. Mereka pun diperkenalkan ke Vicki Wickham, seorang asisten produser acara TV : Ready, Steady, Go Pop Show.

Setelah setahun berjalan, secara formal Curtis lalu meminta pertolongan manajemen dan Edwards pun menghubungi teman bisnisnya, John Colletta, yang saat itu memiliki agen periklanan diatas perusahaan textile milik Edwards. Mereka lalu membuat keputusan untuk menggabungkan bisnis mereka dengan melakukan promosi band yang akan dibentuk Curtis.

Seiring dengan waktu, mereka sadar bahwa Curtis hanya memiliki mimpi besar yang hanya berisikan gagasan dan gagasan belaka. Sedangkan bagian yang paling nyata terletak kepada keberadaan teman Curtis yang juga musisi yang tinggal satu flat (Fulham's Gunter Grove) dengan Curtis, dialah Jon Lord.

Curtis pun masih bersemangat untuk membicarakan proyeknya tersebut dengan menampilkan kumpulan musisi terbaik. Salah satu musisi yang sangat diinginkan Curtis adalah Ritchie Blackmore, gitaris terkenal di Reeperbahn dan saat ini bermukim di Hamburg bersama kekasihnya, Babs.

Saat itu band telah terbentuk dengan formasi : Ritchie Blackmore (gitar), Jon Lord (organ), Chris Curtis (vokal), Dave Curtis (bass) dan Bobby Woodman Clarke (drum). Clarke merupakan referensi dari Blackmore berdasarkan promosi Melody Maker yang dibayar 25 Pound setiap minggunya. Sedangkan Dave Curtis tidak ada hubungannya dengan Chris Curtis.

Setelah melakukan jam, Blackmore melihat kelemahan Band terletak pada diri Chris Curtis sendiri, sehingga (sangat ironis) akhirnya Chris Curtis harus keluar dari Band disusul oleh Dave Curtis, sehingga Band hanya terdiri dari Blackmore, Lord dan Clarke saja.

Tak lama berselang, rekan Jon Lord semasa di The Flowerpot Men, Nick Simper (bass) ikut bergabung. Sedangkan untuk posisi vokal, Band telah melihat nama Ashley Holt, Rod Stewart dan Terry Raid.

Dari sekian pelamar, harapan terbesar terletak pada diri Mick Angus. Inkarnasi embrio ini ditambah lagi dengan saran Simper dan Lord untuk memilih Ian Gillan. Saat itu terjadi dilema apabila Gillan masuk ke dalam Band, sedangkan saat itu Gillan masih bergabung dengan EPISODE SIX.

Setelah kembali ke Slough dengan saat itu telah diberikan kepercayaan oleh Band, Angus mereferensikan teman akrabnya, Rod Evans.

Entah mengapa justru Rod Evans (ex. The Maze) bersama rekannya Ian Paice masuk kedalam Band. Dengan masuknya Paicey otomatis Clarke harus keluar dari Band.

Begitu banyak nama Band diusulkan seperti Orpheus dan Concrete God, namun Management mengusulkan nama Roundabout dan nama ini dipakai dalam tour.

Dalam tour di Tastrup, Denmark tgl. 20 April 1968, nama Band pun berubah menjadi DEEP PURPLE, yang diambil dari nama sebuah lagu favorit dari Neneknya Ritchie Blackmore.

Debut album Deep Purple, Shades Of Deep Purple direkam di bulan Mei 1968. Dalam relatif sangat singkat, hit single Deep Purple, Hush (dirilis bulan Juli 1968) menembus tangga lagu Amerika, dengan menduduki posisi no. 4.